Kisah Cinta Pengorbanan Sayyidah Khadijah binti Khuwailid Istri Rasulullah
Kisah Cinta Pengorbanan Sayyidah Khadijah suatu ketika Rasulullah pulang ke rumah dan melihat istrinya Sayyidah Khadijah sedang sibuk menyusui putrinya, Sayyidah Fatimah. Betapa terkejutnya Rasulullah ketika mendapati bukan air susu yang keluar dari istrinya melainkan darah.
Setelah menenangkan dan menidurkan putrinya, Sayyidah Khadijah pun mendatangi suami tercinta, dan Rasulullah meletakkan kepala beliau yang mulia ke pangkuan istri seraya berkata:
"Wahai istriku, tidakkah kau merasa menyesal karena memiliki suami sepertiku? Dulu sebelum kau kunikahi, kau adalah janda terkaya di sini, kekayaanmu melimpah ruah, namamu terpandang. Tetapi kini, bahkan untuk menyusui putrimu saja kau harus mengeluarkan darah karena tidak ada apa- apa lagi yang kau miliki saat ini."
Dengan lembutnya Sayyidah Khadijah menjawab:
"Wahai kekasihku dan kekasih Allah.. jika aku nanti mati dan tidak ada lagi harta kekayaan sepeninggalku, sedangkan kau ingin pergi menyebarkan ilmu dan agama untuk menyeberangi lautan, maka galilah kuburku, gunakan tulang-tulangku untuk menjadi perahumu".

